Rabu, 22 Maret 2023

Published Maret 22, 2023 by with 0 comment

Apa itu Peer-to-peer (P2P) Lending? Definisi, Proses, dan Risiko

Peer-to-peer Landing (P2P lending) merupakan suatu jenis pinjaman yang menghubungkan peminjam secara langsung dengan investor individu atau kelompok yang bersedia meminjamkan uang kepada peminjam tanpa melalui lembaga keuangan tradisional, seperti bank.

Platform pinjaman P2P bertindak sebagai perantara antara peminjam dan pemberi pinjaman, memfasilitasi seluruh proses pinjaman. Peminjam biasanya adalah orang yang mengajukan pinjaman karena alasan pribadi, melunasi utang, membayar pembelian dalam jumlah besar, atau memulai bisnis kecil-kecilan. Di sisi lain investor ialah seseorang yang ingin menginvestasikan uangnya dan mendapatkan pengembalian investasinya.

    LIHAT JUGA: Apa itu Saham? Keuntungan & Kekurangan Saham, Jenis dan Ciri - ciri

Platform P2P Lending menggunakan berbagai metode untuk menilai kelayakan kredit peminjam, termasuk pemeriksaan kredit, verifikasi pendapatan, dan faktor lainnya. Setelah peminjam disetujui untuk mendapatkan pinjaman, platform mencantumkan peluang pinjaman di situs webnya dengan suku bunga, jumlah pinjaman, dan persyaratan lainnya. Investor kemudian dapat meninjau peluang ini dan memilih pinjaman mana yang akan diinvestasikan berdasarkan toleransi risiko dan tujuan investasi mereka.

Saat peminjam melakukan pembayaran atas pinjaman mereka, platform P2P mengumpulkan pembayaran dan mendistribusikannya ke investor. Platform biasanya membebankan biaya untuk layanan ini, yang dipotong dari pembayaran peminjam. P2P Lending menawarkan beberapa keuntungan bagi peminjam dan investor. Untuk peminjam sendiri, pinjaman P2P dapat memberikan kredit yang mungkin tidak tersedia dari pemberi pinjaman tradisional, dan seringkali dengan suku bunga yang lebih rendah. Bagi investor, pinjaman P2P dapat menawarkan pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan atau obligasi tradisional dengan risiko yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan bentuk investasi lainnya.

    LIHAT JUGA: Apa itu Reksadana? Kelebihan dan Kekurangan, serta Bagi Investor Pemula

Namun, penting untuk dicatat bahwa ada beberapa risiko yang terkait dengan pinjaman P2P, termasuk kemungkinan gagal bayar oleh peminjam dan kemungkinan penipuan. Seperti halnya investasi apa pun, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat risiko dan manfaatnya sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam pinjaman P2P. Tetapi, hal tersebut dapat dikurangi dengan memilih platform yang peminjamnya ialah perusahaan pemerintah dan menghindari memberikan pinjaman untuk tujuan konsumtif.

Read More

Kamis, 09 Maret 2023

Published Maret 09, 2023 by with 0 comment

Apa itu Reksadana? Kelebihan dan Kekurangan, serta Bagi Investor Pemula

Reksadana merupakan suatu jenis investasi dengan cara mengimpun dana dari banyak investor yang dikelola oleh manajer investasi profesional dan akan digunakan untuk membeli portofolio saham atau intrumen investasi lainnya yang terdiversifikasi. Manajer Investasi akan bertanggung jawab untuk membeli dan menjual sekuritas atas nama dana investasi dan mengawasi kegiatan investasi dana tersebut.


    LIHAT JUGA: Apa itu Inflasi? Penyebab, Tingkatan, dan Cara Pengendalian Inflasi


Ada banyak jenis reksadana yang tersedia, termasuk reksadana saham, reksadana obligasi, reksadana pasar uang, dan lain sebagainya. Setiap jenis reksa dana memiliki tujuan dan strategi investasi yang berbeda, sehingga investor dapat memilih reksa dana yang paling sesuai dengan tujuan dan manajemen risiko mereka.

Reksadana memiliki beberapa kelebihan, yaitu

  1. Investor atau pemilik modal tidak diharuskan untuk memiliki modal yang besar, bahkan ada reksadana yang minimum pembeliannya hanya Rp50.000,00 saja, sehingga dapat diakses oleh berbagai investor.
  2. Menawarkan diversifikasi. Dengan mengumpulkan uang dari banyak investor dan berinvestasi pada berbagai instrumen investasi dapat meminimalisir risiko dan berpotensi mencapai keuntungan yang lebih tinggi daripada yang dapat dicapai oleh investor individu secara mandiri.
  3. Memiliki fitur autodebit yang akan memudahkan investor dalam membeli disetiapbulannya.
  4. Terdapat banyak pilihan manajer investasi yang tentunya memiliki tingkat keuntungan yang berbeda-beda tiap manajer.
  5. Investor dapat membeli dan menjual saham reksa dana kapan saja.

Reksadana juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu

  1. Bagi investor yang menempatkan modalnya di reksadana saham, investor tidak akan mendapatkan dividen. Namun, hanya akan mendapatkan bagi hasil dari pengelolaan reksadana tersebut.
  2. Reksadana juga tetap akan terpengaruh oleh turunnya harga dari Efek yang masuk dalam portfolio suatu reksadana yang tentu akan menimbulkan penurunan keuntungan atau bahkan akan ada kerugian.
  3. Resiko Wanprestasi yang timbul jika perusahaan asuransi yang mengasuransikan aset reksadana tidak segera membayar ganti rugi atau lebih rendah dari jumlah nilai pertanggungan ketika terdapat klaim atas hal-hal yang tidak diinginkan.

Read More

Kamis, 02 Februari 2023

Published Februari 02, 2023 by with 0 comment

Apa itu Inflasi? Penyebab, Tingkatan, dan Cara Pengendalian Inflasi

Inflasi merupakan fenomena adanya kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terjadi terus-menerus dalam jangka waktu tertentu yang disebabkan oleh beberapa faktor. Sedangkan untuk penurunan tingkat harga barang dan jasa secara umum disebut dengan deflasi yang akan terjadi ketika tingkat inflasi turun di bawah 0%.

Inflasi ialah suatu kondisi dimana telah terjadi kelebihan permintaan barang di suatu perekonomian (A. P. Lahnerinflasi). Menurut Rimsky, K. Judisseno sendiri, inflasi merupakan suatu peristiwa dimana moneter menunjukkan satu kecenderungan dari naiknya harga barang pada umumnya, disertai dengan terjadinya penurunan tingkat nilai mata uang.


    LIHAT JUGA: Apa itu Kebijakan Moneter? Tujuan dan Instrumen Kebijakan Moneter


Ada beberapa penyebab inflasi, yaitu (1) Meningkatnya permintaan untuk jenis barang dan jasa tertentu; (2) Adanya peningkatan biaya produksi yang membuat kenaikan harga; (3) Uang yang beredar di masyarakat terlalu banyak, ketika jumlah barang tetap dapat menyebabkan kenaikan harga.

Inflasi juga dibedakan menjadi beberapa tingkatan, yaitu

  • Inflasi Ringan: Masih dapat dikendalikan dengan baik, terjadi biasanya dengan kenaikan dibawah 10% per tahun.\
  • Inflasi Sedang: Mulai berpengaruh pada masyarakat, namun belum membahayakan aktivitas perekonomian negara, biasa terjadi pada kisaran 10% - 30% per tahun.
  • Inflasi Berat: Mulai menggangu aktivitas perekonomian karena nilai uang telah merosot tajam, biasa terjadi kenaikan 30% - 100% per tahun.
  • Hyperinflasi: Aktivitas perekonomian suatu negara telah kacau dan sudah sulit untuk dikendalikan, terjadi saat berada diatas 100% per tahun.

    LIHAT JUGA: Mengenal Kebijakan Fiskal, Instrumen, Macam - macam, dan Contoh Penerapan


Ada beberapa cara dalam mengendalikan inflasi, yaitu

  • Kebijakan Fiskal, dilakukan dengan cara mengatur pengeluaran dan penerimaan pemerintah atau dapat juga dengan meningkatkan tarif pajak untuk dapat menekan jumlah uang yang beredar.
  • Kebijakan Moneter, dengan mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat, salah satunya bisa dengan meningkatkan tingkat bunga di bank.
  • Kebijakan Lainnnya, bisa dengan menurunkan bea masuk untuk meningkatkan impor, menetapkan tingkat harga maksimum untuk beberapa barang, dll.
Read More

Sabtu, 28 Januari 2023

Published Januari 28, 2023 by with 0 comment

Apa itu UPS? Manfaat pada Peralatan Listrik dan Jenis

Uninterruptible Power Supply (UPS) merupakan perangkat elektronik yang berfungsi sebagai backup suplai listrik ketika listrik padam, sehingga perangkat elektronik tidak langsung mati dan dapat dimatikan sesuai prosedur. UPS dilengkapi dengan baterai, terkadang ada juga yang memiliki fitur stabilizer tegangan listrik. Biasanya UPS digunakan sebagai perangkat tambahan pada komputer, karena komputer rentan terhadap naik turun tegangan listrik dan saat adanya pemadaman yang dapat merusak komponen.

Ada beberapa manfaat yang didapatkan ketika menggunakan UPS, yaitu

1) Dapat mencegah adanya kerusakan pada peralatan listrik saat terjadi pemadaman secara tiba-tiba.

2) Ketika digunakan pada komputer atau server dan terjadi pemadaman listrik, UPS dapat mencegah adanya kerusakan pada komponen penyimpanan data ataupun crash pada server.

3) Jika memiliki genset, saat terjadi pemadaman, maka perangkat elektronik dapat beralih dari sumber listrik rumah/PLN ke genset dengan aman tanpa perlu perangkat tersebut mati terlebih dahulu.


    LIHAT JUGA: Manfaat Stabilizer pada Alat Eletronik, sekaligus Perbedaannya dengan UPS


Uninterruptible Power Supply (UPS) memiliki beberapa jenis yang berbeda, yaitu

1) UPS Standby/Offline

Termasuk jenis UPS yang paling sering ditemui dan digunakan. UPS jenis ini akan menunggu saat yang tepat untuk beroperasi, baterainya tidak akan bekerja saat arus daya dari sumber utama/PLN masih normal, jadi hanya terisi sampai penuh saja. Ketika terjadi pemadaman, maka UPS akan aktif dan mengganti sumber yang awalnya dari PLN ke baterai.

Kelebihan: Harganya termasuk yang paling murah, desain/bentuk termasuk kecil/tidak terlalu besar.

Kekurangan: Ada jeda waktu dalam melakukan transfer daya saat terjadi pemadaman, kualitas dalam menstabilkan tegangan listrik yang rendah.

2) UPS Line Interactive

Biasa digunakan oleh para pemilik bisnis skala kecil hingga menengah. Memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menstabilkan tegangan listrik karena menggunakan regulator voltase otomatis (AVR).

Kelebihan: Harga masih relatif murah, cocok digunakan untuk pribadi dan bisnis kecil, memiliki kemampuan stabilizer yang baik.

Kekurangan: Masih terdapat jeda waktu dalam melakukan transfer daya saat terjadi pemadaman tetapi sudah lebih baik dari sebelumnya.

3) UPS Online (Double-Conversion)

Tipe UPS yang cocok digunakan bagi yang membutuhkan daya besar. Sudah menggunakan teknologi yang dapat inverter yang dapat mengalihkan daya secara otomatis tanpa jeda dari sumber utama/PLN ke baterai.

Kelebihan: Kemampuan transfer daya yang sangat baik, kemampuan stabilizer voltase yang baik, mudah untuk disambungkan secara pararel.

Kekurangan: Memiliki efisiensi yang rendah, harga mahal.

4) UPS Online (Delta-Conversion)

Merupakan peningkatan dari double-conversion dan hanya memiliki daya kemampuan yang jauh lebih besar, mulai dari 5kVA - 1.6MW.  Memiliki kemampuan yang mirip seperti Double-Conversion, karena memiliki teknologi yang sama-sama menggunakan inverter.

Kelebihan: Memiliki efisiensi termasuk tinggi, kemampuan transfer daya paling efisien, cocok digunakan bagi yang membutuhkan daya besar, perlindungan penuh dari perubahan voltase.

Kekurangan: Tidak cocok digunakan bagi yang membutuhkan daya dibawah 5kVA, memiliki harga yang paling mahal.

Read More

Jumat, 27 Januari 2023

Published Januari 27, 2023 by with 0 comment

Manfaat Stabilizer pada Alat Eletronik, sekaligus Perbedaannya dengan UPS

Stabilizer merupakan perangkat yang digunakan untuk menstabilkan tegangan listrik. Karena dengan adnaya tegangan listrik yang naik turun tidak menentu dapat membuat peralatan elektronik, salah satunya seperti kulkas, komputer, dll menjadi lebih cepat mengalami kerusakan. Perlu diketahui juga, stabilizer tidak mempunyai kemampuan untuk menyimpan daya karena tidak memiliki baterai.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih stabilizer, yaitu kebutuhan kapasitas daya dengan beban daya maskimal dari stabilizer, karena daya yang tidak sesuai akan membuat stabilizer tidak berfungsi dengan semestinya. Selanjutnya ialah fitur, salah satunya ada fitur soft start yang dapat memperkecil daya yang masuk ke dalam alat elektronik pada saat menghidupkannya di awal, sekaligus dapat menghemat listrik karena biasanya saat awal menghidupkan peralatan listrik akan membutuhkan daya yang besar, baru setelahnya beban daya akan turun menyesuaikan dengan kinerja peralatan tersebut.

    LIHAT JUGA: Pengertian, Jenis & Sistem Kontrol Robot

Stabilizer berbeda dengan Uninterruptible Power Supply (UPS). Stabilizer berfungsi sebagai penstabil voltase atau tegangan listrik saja. Untuk UPS sendiri memiliki kemampuan untuk dapat menyimpan daya, namun ada juga UPS yang memiliki kemampuan menyimpan daya sekaligus dapat menstabilkan voltase atau tegangan listrik.

Read More

Kamis, 26 Januari 2023

Published Januari 26, 2023 by with 0 comment

Apa itu Ekonomi Mikro? Tujuan dan Perbedaan dengan Ekonomi Makro

Ekonomi mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas tentang perilaku konsumen dan perusahaan (Sadono S., 2016). N. Gregory M. (2009) berpendapat ekonomi mikro ialah suatu ilmu yang berkaitan dengan peran individu pelaku ekonomi, seperti bagaimana rumah tangga dan perusahaan dalam membuat keputusan dan bagaimana interaksi mereka di dalam suatu pasar tertentu. Mikro ekonomi itu mempelajari bagaimana berbagai keputusan dan perilaku konsumen & perusahaan memengaruhi penawaran dan permintaan barang dan jasa.

Ekonomi mikro memiliki tujuan utama, yaitu

  1. Menganalisis mekanisme yang membentuk harga relatif produk (barang dan jasa) sekaligus penerapannya dari sumber daya yang terbatas di antara banyak alternatif penggunaan.
  2. Melakukan analisis kegagalan pasar ketika pasar tidak memberikan hasil yang efisien dan menjelaskan berbagai situasi teoretis dan strategis yang dibutuhkan pasar dengan bentuk persaingan sempurna.

    LIHAT JUGA: Apa itu Ekonomi Makro? Tujuan dan Permasalahan Didalamnya

Ekonomi mikro dan makro memiliki beberapa perbedaan, yaitu skala dan pelaku yang terlibat di dalamnya, di ekonomi mikro ialah konsumen dan pelaku usaha, serta tentu memiliki skala yang terbatas. Sedangkan, untuk ekonomi makro konsumen, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat luar negeri, serta skala yang lebih luas. Makro dan Mikro Ekonomi juga memiliki fokus dan tingkat kedinamisan yang berbeda, ekonomi makro memiliki fokus objek pada iklim ekonomi nasional yang kondusif dengan perantara dan bantuan dari kebijakan yang dibuat pemerintah, tetapi perubahan tidak dapat terjadi pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Untuk ekonomi mikro memiliki fokus objek pada ketersediaan barang dan tenaga kerja dalam pasar, serta perubahan dapat terjadi dengan cepat dan beruntun.

 

Referensi:

Mankiw, N. Gregory. Principles of Microeconomics. South-Western, 2nd Edition: 2009.

Sukirno, Sadono. Mikroekonomi Teori Pengantar. Rajagrafindo Persada, Edisi Ketiga: 2016.

Read More

Senin, 16 Januari 2023

Published Januari 16, 2023 by with 0 comment

Apa itu Sistem? Definisi, Karakteristik, dan Jenisnya

Menurut Sutanta (2003), sistem ialah sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling berhubungan dengan cara tertentu, sehingga membuat satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi untuk mencapai tujuan tertentu. Kusdi (2009) juga berpendapat "Sistem ialah saling berkaitan dengan sistem-sistem yang lain dalam suatu jenjang hierarki yang menggambarkan derajat kompleksitas." Jadi, sistem adalah kumpulan yang terdiri dari beberapa elemen yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu. Unsur-unsur itu sendiri dapat disebut subsistem yang merupakan satu kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerja sama.

Sistem juga memiliki limit atau batas yang digunakan sebagai batas untuk satu sistem, dengan sistem yang lainnya, serta digunakan sebagai penghalang antara sistem dan dunia luar (eksternal). Sedangkan apapun yang terdapat pada dunia luar sistem itu disebut dengan Lingkungan Luar Sistem yang dapat memiliki pengaruh yang menguntungkan ataupun merugikan terhadap sistem. Untuk yang berperan menghubungkan antara subsistem satu dengan yang lainnya dapat disebut dengan Penghubung Sistem (Interface) yang memungkinkan distribusi materi atau sumber daya diantara subsistem yang ada.

    LIHAT JUGA: Apa itu Organisasi? Tujuan dan Manfaat Organisasi

Sistem dapat dibagi menjadi beberapa jenis (Hutahaean, 2015), yaitu 

1) Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem Abstrak merupakan suatu sistem yang masih berupa ide-ide, tidak ada bentuk fisiknya. Untuk sistem fisik sendiri kebalikan dari sistem abstrak yang merupakan suatu sistem yang memiliki bentuk fisik atau dapat dilihat, seperti sistem transportasi, sistem .

2) Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem Alamiah merupakan sistem yang ada melalui proses alam, bukan buatan manusia, seperti sistem organ manusia. Untuk Sistem Buatan Manusia ialah sistem buatan dengan campur tangan manusia, bukan proses alami, seperti sistem mobil.

3) Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik
Sistem Deterministik adalah sistem yang dimana proses operasinya dapat diprediksi karena kondisi awal akan selalu menghasilkan hasil yang sama. Sistem Probabilistik ialah sistem yang tidak dapat diprediksi karena adanya probabilitas, salah satu contohnya ialah sistem arisan.

4) Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup
Sistem Terbuka merupakan suatu sistem yang berhubungan dan juga dapat terpengaruh oleh lingkungan eksternal. Untuk Sistem Tertutup ialah suatu sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh oleh lingkungan eksternal.


Read More

Senin, 05 Desember 2022

Published Desember 05, 2022 by with 0 comment

Apa itu Ekonomi Makro? Tujuan dan Permasalahan Didalamnya

Ekonomi makro merupakan salah satu ilmu ekonomi yang membahas tentang kondisi suatu perekonomian secara keseluruhan, hal itu berkaitan dengan perubahan ekonomi yang terjadi di suatu negara dan berdampak ke masyarakat luas dan pasar itu sendiri. Menurut Budiono di bukunya Ekonomi Makro, ekonomi makro ialah cabang ilmu yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi suatu negara dan prinsip-prinsip ekonominya dalam jangka pendek dan juga jangka panjang. Samuleson dan Nordhaus juga berpendapat bahwa ekonomi makro sebagai cabang ilmu ekonomi yang mempelajari dan mengamati kinerja perekonomian secara keseluruhan dan komprehensif.

   LIHAT JUGA: Mengenal Kebijakan Fiskal, Instrumen, Macam - macam, dan Contoh Penerapan

Ekonomi makro bertujuan untuk memudahkan dalam memahami dan menyelesaikan masalah terkait perekonomian. Selain itu, dapat digunakan sebagai alat untuk menentukan berbagai kebijakan yang tepat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, inflasi, serta keseimbangan neraca negara. Jadi, dapat diambil kesimpulan, berhwa dalam ekonomi makro akan membahas beberapa permasalahan perekonomian, yaitu kemiskinanan dan pemerataan, depresiasi, krisis nilai tukar, hutang luar negeri, perbankan, kredit macet, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan pengangguran.

Read More

Senin, 07 November 2022

Published November 07, 2022 by with 0 comment

Apa itu Cryptocurrency? Blockchain, Cara Kerja, Legalitas di Indonesia

Cryptocurrency adalah mata uang digital yang berarti tidak ada bentuk fisik, serta merupakan sebuah inovasi dalam sistem keuangan yang ada saat ini. Karena dari awal pembuatannya, yaitu Bitcoin (BTC) sebagai koin atau aset crypto pertama, memiliki sifat yang terdesentralisasi, jadi tidak ada pihak yang memiliki wewenang mutlak. Jadi, tidak seperti mata uang konvensional yang dikontrol oleh bank sentral suatu negara, cryptocurrency tidak memiliki otoritas yang mengontrolnya. Di indonesia sendiri tertuang pada Undang-Undang No. 7 Pasal 1 Ayat 1, Tahun 2011 tentang Mata Uang, cryptocurrency tidak dapat dijadikan sebagai alat pembayaran yang sah. Namun, hanya sebagai aset investasi.

    LIHAT JUGA: Apa itu Bitcoin? Penemu, Kelebihan dan Jumlah Bitcoin yang Beredar

Ada tiga kata kunci yang sesuai dengan cara kerja cryptocurrency, yaitu digital, terenkripsi, dan desentralisasi (Forbes). Di dalam cryptocurrency terdapat Blockchain yang merupakan suatu kumpulan catatan aktivitas transaksi yang ada di dalam cryptocurrency. Catatan tersebut tersimpan di sebuah blok yang didalamnya ada hash yang merupakan identitas data digital, setiap blok tersebut saling terhubung menjadi suatu jaringan. Blockchain mirip dengan catatan yang tersimpan pada banyak server. Tetapi, tidak perlu perantara. Hal tersebut membuat transaksi di sistem Blockchain menjadi lebih efisien dibandingkan dengan sistem keuangan konvensional yang masih membutuhkan beberapa perantara di dalam prosesnya.

Saat ini di seluruh dunia ada banyak sekali jenis cryptocurrency yang diperdagangkan, seperti yang tercantum pada website CoinMarketCap saat artikel ini ditulis, total market cap cryptocurrency saat ini ialah sekitar $1,871,974,623,748. Ada beberapa koin crypto yang populer, yaitu Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Binance (BNB), XRP, Dogecoin (DOGE), dan ada banyak lagi.

    LIHAT JUGA: Apa itu Litecoin? Perbedaan Litecoin & Bitcoin, Kelebihan dan Versi Update Litecoin

Ada beberapa perusahaan aset digital yang sudah resmi ada di Indonesia, yaitu

1. PT Indodax Nasional Indonesia

2. PT Tiga Inti Utama

3. PT Upbit Exchange Indonesia

4. PT Crypto Indonesia Berkat

5. PT Zipmex Exchange Indonesia

6. PT Pintu Kemana Saja

7. PT Luno Indonesia Ltd

8. PT Rekeningku Dotcom Indonesia

9. PT Bursa Cripto Prima

10. PT Indonesia Digital Exchange

11. PT Plutonex Digital Aset

12. PT Triniti Investama Berkat

13. PT Cipta Koin Digital

Read More

Jumat, 04 November 2022

Published November 04, 2022 by with 0 comment

Apa itu Neokolonialisme?

Neokolonialisme (Penjajahan model baru) merupakan suatu tindakan yang dilakukan dengan tujuan mengikat suatu negara agar sulit untuk berkembang, karena salah satunya dengan memiliki pengaruh untuk mengendalikan perekonomian negara yang dijajah. Selain itu, pengaruh yang disebarkan dengan tujuan memiliki kontrol atas suatu negara tidak hanya dalam hal ekonomi. Tetapi, dalam hal sosial budaya, pendidikan, teknologi, ataupun politik . Hal tersebutlah membuat negara yang dijajah dapat dikendalikan untuk memenuhi kepentingan negara penjajah, meskipun akan merugikan dirinya sendiri. Terjadinya neokolonialisme sendiri dapat dilihat dalam kesepakatan perdagangan internasional yang menguntungkan salah satu pihak dengan memberikan negara-negara maju keuntungan lebih daripada yang diperoleh oleh negara-negara berkembang.

Setelah masa kolonialisme yang identik dengan perang dan perebutan kekuasaan secara "kasar". Saat ini negara-negara maju telah merubah pendekatan mereka dalam hal dominasi yang lebih terkonsentrasi dalam hal ekonomi, politik, dan militer. Hal tersebut dapat membuat negara "terjajah" dapat tidak sadar bahwa telah menjadi ketergantungan, seperti saat Negara AB telah membeli banyak peralatan militer dari Negara maju A yang tentu Negara A tersebut dapat memberikan ancaman embargo saat negara AB membuat keputusan untuk membeli peralatan militer dari negara saingan Negara A.

Read More

Sabtu, 16 Oktober 2021

Published Oktober 16, 2021 by with 0 comment

Apa itu Organisasi? Tujuan dan Manfaat Organisasi

Organisasi

Berasal dari Bahasa Yunani: ὄργανονorganon - alat. Merupakan suatu kesatuan yang dikoordinasikan atau dikelola secara sadar dan sistematis dengan beberapa batasan yang relatif. Organisasi memiliki suatu tujuan atau fungsi tertentu yang dapat dicapai dengan bekerja sama dengan sesama anggota ataupun pihak yang bersangkutan. 

Dalam berorganisasi setiap individu bisa berinteraksi secara langsung maupun tidak langsung dengan seluruh struktur yang bersangkutan dengan organisasi yang dipilih. Untuk bisa berinteraksi dengan setiap individu dengan efektif, setiap individu dapat berpartisipasi dalam organisasi terkait. Dengan ikut berpartisipasi, setiap individu bisa lebih mengetahui beberapa hal yang wajib dilakukan.

Manfaat Organisasi

Ada beberapa manfaat yang terdapat pada suatu organisasi, yaitu

1. Meningkatkan Kemampuan Dalam Berkomunikasi

Komunikasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan dengan cara yang sopan apalagi jika berbicara di depan umum. Maka dari itu, selain sopan juga perlu keberanian dalam menyampaikan aspirasi tersebut di depan umum. Karena memang pada dasarnya setiap masuk dalam organisasi tentu harus menyampaikan beberapa pendapat. Dari hal tersebut secara tidak langsung bisa melatih seseorang dalam berkomunikasi.

2. Dapat Mencapai Tujuan

Seperti yang dibahas mengenai pengertian organisasi yang tentunya memiliki tujuan yang akan dicapai. Sehingga manfaat dari organisasi tersebut adalah untuk mencapai tujuan dengan mudah bersama dengan para anggota. Karena setiap tujuan tentunya akan dibagi dengan anggota lainnya. Selain itu, tujuan dari organisasi tersebut juga harus memiliki susunan yang sistematis.

3. Menjadi Motivasi Dalam Membangkitkan Jiwa Pemimpin

Dalam organisasi tentu setiap anggota akan bersaing untuk menjadi seorang ketua atau pemimpin dari organisasi tersebut. Maka dari itu, organisasi bisa memberikan manfaat dalam membangkitkan jiwa pemimpin. Namun untuk menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi harus mementingkan masalah organisasi dibandingkan dengan masalah individu.

    LIHAT JUGA: Apa itu Patembayan (Gesselschaft)? serta Ciri - ciri Patembayan

4. Mampu Memecahkan Masalah yang Ada

Masalah dalam setiap organisasi memang biasanya terjadi dalam waktu yang tidak ditentukan. Baik masalah tersebut bersifat kecil maupun besar yang disebabkan dari berbagai hal. Seperti disebabkan karena memiliki perbedaan pendapat dari anggota. Maka dari itu, permasalahan yang timbul tersebut harus diselesaikan dengan menunjukkan sikap yang lebih kompleks dan majemuk.

5. Memperluas Wawasan yang Dimiliki

Wawasan merupakan sebuah pengetahuan yang didapatkan dari mana saja dan kapan pun. Salah satunya dengan masuk dalam sebuah organisasi untuk memperluas wawasan tersebut. Di mana wawasan ini di dapatkan dengan mengikuti seminar, diskusi, dan agenda lain yang ada di dalam organisasi. Sehingga hal tersebut bisa memberikan pengetahuan baru untuk memperluas wawasan.

6. Memperluas Pergaulan dan Mengatur Waktu

Dalam organisasi memang terbagi dari beberapa orang yang berasal dari berbagai kalangan yang berbeda. Sehingga hal tersebut menyebabkan setiap anggota organisasi bisa memperluas pergaulan yang ada. Selain itu, bisa juga melatih kedisiplinan dalam mengatur waktu yang dimiliki. Karena memang kegiatan yang dimiliki bukan hanya organisasi saja tetapi memiliki aktivitas lain.

7. Memiliki Rasa Tanggung Jawab Yang Tinggi

Manfaat lainnya adalah setiap anggota organisasi memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Di mana tanggung jawab yang dimaksud adalah bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi amanah. Seperti bertanggung jawab terhadap amanah pada saat menjabat sebagai pemimpin atau ketua dari organisasi. Sehingga seorang pemimpin ini harus melaksanakan hal tersebut dengan baik.

8. Memiliki Mental Yang Kuat Pada Saat Menghadapi Tekanan

Mental yang kuat memang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum masuk atau bergabung dalam sebuah organisasi. Karena memang pada dasarnya ada tekanan yang muncul dari pihak lain untuk bersikap tegas dan tahan banting. Selain itu, anggota organisasi akan digembleng sehingga terbiasa untuk menghadapi tekanan tersebut. Oleh karena itu, kepribadian seseorang akan menjadi lebih percaya diri dan disiplin.

    LIHAT JUGA: Mengenal Koperasi | Pengertian, Prinsip, Modal, Jenis - jenis, dan Perangkat Koperasi

Tujuan Organisasi

1. Terdiri Dari Sekelompok Orang

Setiap organisasi pasti memiliki anggota yang terdiri dari minimal dua orang atau lebih.

2. Memiliki Tujuan

Alasan mengapa beberapa orang bekerjasama membentuk organisasi adalah karena memiliki tujuan bersama yang ingin diwujudkan. Dengan adanya tujuan tersebut, para anggota organisasi akan saling bahu membahu dalam melakukan usaha untuk mencapai tujuan.

3. Saling Bekerjasama

Untuk mencapai tujuan organisasi maka para anggotanya harus saling bekerjasama. Tanpa adanya kerjasama antar anggota organisasi maka tujuan tidak dapat tercapai secara efektif dan efisien.

4. Adanya Peraturan

Setiap organisasi pasti memiliki peraturan masing-masing. Peraturan ini bertujuan untuk mengatur dan membatasi sumberdaya yang dimiliki agar saling bersinergi dalam proses pencapaian tujuan dan menciptakan manajemen yang baik dalam organisas.

5. Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab

Dengan adanya peraturan tentu harus disertai dengan pembagian tugas dan tanggungjawab yang jelas pada setiap anggota organisasi. Pembagian tugas tersebut bisa dilakukan dengan pembentukan beberapa divisi yang bertanggungjawab pada beberapa tugas dan tanggung jawab.

Read More

Sabtu, 01 Juni 2019

Published Juni 01, 2019 by with 0 comment

Apa itu Gesselschaft (Patembayan)? Ciri - ciri Patembayan


 Hasil gambar untuk gesellschaft

Gesselschaft (Patembayan)

Kelompok sosial yang anggota anggotanya berhubungan secara impersonal, publik, dan inklusif. Memiliki ikatan pembentukkan yang bersifat pokok untuk jangka waktu yang pendek Kelompok patembayan sering dikaitkan dengan masyarakat kota.

    LIHAT JUGA: Apa itu Gemeinschaft (Paguyuban)? Ciri - ciri dan Jenisnya

Ciri – ciri Masyarakat Gesselschaft menurut F. Tonnies, yaitu

a. Hubungan antaranggota bersifat formal.
b. Memiliki orientasi ekonomi dan tidak kekal.
c. Memperhitungkan nilai guna (utilitarian).
d. Lebih didasarkan pada realitas sosial.

https://id.wikipedia.org/wiki/Kelompok_sosial
Read More

Minggu, 17 Maret 2019

Published Maret 17, 2019 by with 0 comment

Seni Tari | Pengertian, Unsur, dan Funsi Seni Tari


Seni Tari

Suatu gerak tubuh yang berirama dan diiringi oleh alunan musik sebagai bentuk mengekpresikan suatu perasaan atau penyampaian pesan oleh penari.

Pengertian menurut Para Ahli

Menurut Aristoteles, yaitu tari adalah gerakan ritmis yang menghadirkan suatu karakter manusia saat mereka bertindak.
Menururt Pangeran Suryadiningrat, yaitu tari adalah gerakan yang dihadirkan oleh seluruh anggota tubuh seseorang yang dilakukan selaras dengan irama musik dengan maksud tertentu.
Menurut Gede Ardika, yaitu tari adalah sesuatu yang dapat menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing.
Menurut Soedarsono, yaitu tari adalah sebuah ungkapan dari dalam jiwa manusia yang di ekspresikan melalui gerakan ritmis yang indah.

Unsur Utama Seni Tari

Ada beberapa unsur gerakan dalam seni tari, yaitu:
1. Wiraga (Raga): Sebuah tarian harus memperlihatkan gerakan badan, baik dengan posisi berdiri ataupun duduk.
2. Wirama (Irama): Seni tari juga harus memiliki unsur irama yang bisa menyatukan antara gerakan badan dan music pengiringnya, baik dari segi irama maupun temponya.
3. Wirasa (Rasa): Sebuah tarian hendaknya mampu untuk menyampaikan sebuah perasaan yang ada di jiwa, baik melalui sebuah gerakan dan ekspresi penarinya.

Unsur Pendukung Seni Tari

Unsur pendukung hanyalah sebuah ajang untuk memikat orang yang melihat agar sebuah tarian lebih menarik.
1. Ragam Gerak, yaitu gerakan atau ragam gerak dalam seni tari haruslah mengandung nilai estentika yang dibumbui dengan emosi dan ekspresi dari jiwa manusia. Sebuah tarian bisa terlihat indah jika semua anggota badan berkolaborasi. Bukan hanya tangan dan kaki, tapi kombinasi lirikan mata dan raut wajah, termasuk ekspresi wajah itu sendiri. Semua ini tentu akan menimbulkan daya tarik tersendiri sehingga tarian tersebut kelihatan estetis.
2. Ragam Iringan, yaitu musik sebagai iringan mempunyai tiga fungsi, yaitu musik sebagai penggambaran ilustrasi, musik sebagai iringan gerakan tari, dan musik sebagai pemberi suasana pada gerakan tari. Suatu tarian bisa dinikmati jika ada musik yang ritmis dan cocok dengan gerakan tari tersebut. Sehingga tercipta paduan yang indah antara musik dan gerakan tubuh. Lebih indah dan dapat dinikmati lagi jika ditambah dengan hentakan, tepukan maupun teriakan dari si penari.
3. Rias Dan Kostum, yaitu penampilan sang penari sangat penting untuk pertunjukan sebuah tari dan jika pakaian seorang penari tidak sesuai dengan tema tarianya maka akan terlihat aneh bagi para penikmat seni tari. Tanpa riasan wajah dan kostum sebuah tarian pasti terasa hambar, tidak memiliki makna, dan tidak menarik buat ditonton.
4. Pola Lantai, yaitu tarian akan terlihat lebih berseni jika pola lantainya juga indah. Karena seorang penari tidak mungkin berdiri dalam satu titik saja tapi harus menyesuaikan tempat dan penontonnya.

Fungsi Seni Tari

1. Sebagai Sarana Upacara, yaitu jenis tari sebagai sarana upcara ini banyak macamnya, seperti tari untuk upacara keagamaan dan upacara penting dalam kehidupan manusia dan memiliki aturan yang baku. Biasanya tarian ini dihadirkan dalam suasana penuh kekhidmatan.
2. Sebagai Sarana Pertunjukkan, yaitu Seni tari sebagai pertunjukan berfokus pada segi konsep, artistik, interpretasi, tema, tujuan, serta ide. Tari pertunjukkan juga mempunyai peran untuk mengembangkan pariwisata daerah.
3. Sebagai Sarana Hiburan, yaitu tarian yang digelar untuk menghibur penonton, Kostum dari tata panggungnya dipersiapkan dengan cara menarik.
4. Sebagai Media Pembelajaran, yaitu tarian yang biasanya dimanfaatkan untuk media belajar bagi anak-anak untuk menuju kedewasaan melalui pesan yang disampaikan dari setiap gerakan tari. Diharapkan juga para siswa bisa mengenal lebih dekat budaya tari yang ada di Indonesia.
5. Sebagai Sarana Pergaulan, yaitu karena seni tari bisa melibatkan beberapa orang sekaligus. Hal itu bisa menjalin tali persaudaran. maka dari itu kegiatan itu bisa berfungsi sebagai sarana pergaulan.
6. Sebagai Kartasis, yaitu seni dapat digunakan untuk membersihkan jiwa. Biasanya fungsi ini lebih mudah dilakukan oleh para seniman yang mempunyai penghayatan yang dalam tentang seni tari. 
7. Sebagai Alat Terapi, yaitu biasanya ditujukan untuk mereka penyandang cacat fisik atau cacat mental.
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.